Flatrack Container VS Open Top Container, Mana yang Tepat Angkut Kargo Besar?

Flatrack Container VS Open Top Container, Mana yang Tepat Angkut Kargo Besar

Orang sering kurang jelas saat memilih jenis peti kemas yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Eksportir harus memilih antara flatrack container dan open top container karena keduanya dibuat untuk membawa barang besar yang tidak dapat masuk melalui pintu peti kemas standar. 

Perbedaan Flatrack Container VS Open Top Container

Bagi Anda yang baru berkecimpung dalam industri logistik, atau sedang merencanakan pembelian kontainer, pahami dulu perbedaannya berikut ini. 

Open Top Container

open top container

Kontainer dengan atap terbuka biasanya tersedia dalam tiga ukuran berbeda yaitu ukuran kontainer 10 feet, 20 feet, dan 45 feet. 

Kontainer unik ini memiliki atap yang dapat dilepas yang dibuat dengan baja yang kuat atau tanpa penutup alias menggunakan terpal sehingga memudahkan untuk memuat dan menurunkan kargo dengan derek. 

Dengan dinding yang kokoh dan pintu di salah satu ujungnya, unit ini memiliki struktur yang baik. Lengkungan baja juga memberikan kekuatan besar pada penutup terpal dan memungkinkan kontainer ini dapat ditumpuk.

Open top container sangat cocok digunakan untuk mengangkut barang-barang seperti balok kaca dan marmer, serpihan batu, dan mineral lepas yang perlu dimuat dengan bantuan alat berat karena terlalu berat untuk dibawa melalui pintu. Begitu masuk, terpal dan lengkungan di atas kepala memastikan keamanan kargo sepenuhnya.

Namun, jika beban atau kargo yang dimuatnya lebih tinggi dari peti kemas (seperti dalam kasus mesin tinggi), maka tidak memerlukan penutup atas, sehingga memungkinkan objek menonjol keluar. Tentu saja, jika demikian maka Anda tidak boleh menumpuk peti kemas.  

Baca Juga: MEMAHAMI PERBEDAAN CONTAINER 20 FEET DAN 40 FEET 

Flatrack Container

flatrack container

Flatrack container merupakan peti kemas yang mempermudah pengangkutan kargo besar. Setiap kali berpikir tentang kontainer pengiriman, Anda mungkin akan membayangkan sebuah kotak baja tradisional dan kokoh. 

Namun, flatrack container sangat berbeda baik dalam penampilan maupun tujuannya. Kontainer ini memiliki dua tipe yang berbeda yaitu :

  • Rak datar yang dapat dilipat (Collapsible flat rack)

Kontainer rak datar yang dapat dilipat memiliki dinding yang dapat dilepas atau dilipat. Karena tingginya yang rendah, unit ini sangat mudah untuk diangkut dan disimpan. Saat ditumpuk, empat rak lipat datar memakan ruang sebanyak satu kontainer standar 

  • Rak datar yang tidak bisa dilipat (Non-collapsible flat rack)

Kontainer rak datar yang tidak dapat dilipat memiliki dinding permanen di kedua ujungnya. Gaya khusus rak datar ini memiliki desain yang lebih kuat dan beban atas yang lebih tinggi. 

Satu-satunya kelemahan flatrack container yang tidak dapat dilipat adalah bahwa peti kemas tersebut menghabiskan banyak ruang saat tidak digunakan.

Menyesuaikan Kebutuhan Unit yang Tepat Agar Kargo Tetap Aman

Pada intinya, flatrack container dibuat untuk membawa beban yang terlalu besar dan berbentuk tak biasa yang tidak dapat ditampung dalam dry container. 

Berikut beberapa barang yang lebih sering diangkut menggunakan flatrack container yaitu alat berat, tank, alat konstruksi, tabung dan pipa, mobil, dll.

Demikianlah informasi seputar Flatrack Container VS Open Top Container, Mana yang Tepat Angkut Kargo Besar?. Penggunaan kedua jenis peti kemas ini memang ditujukan untuk mengangkut kargo berukuran besar. Namun, Anda dapat menyesuaikan kebutuhan dari setiap spesifik barang yang akan disimpan atau diangkut. 

Percayakan kebutuhan setiap kontainer pengiriman pada penyedia jasa terpercaya, agar kualitas unit terpercaya dan menjaga keamanan kargo Anda.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *